Home » » Cara Budidaya ikan Lele Organik

Cara Budidaya ikan Lele Organik

Written By Arif Stiawan on Friday, November 16, 2012 | 6:33 AM

Ikan
Budidaya Lele Organik sebetulnya tidak jauh berbeda dengan budidaya lele pada umumnya, perbedaannya hanya terdapat pada pemberian pakan saja, memang untuk saat sekarang budidaya lele organik dapat menjadi pilihan tepat untuk mengembangbiakkan lele, Budidaya Lele secara oraganik akan sangat banyak menghemat pengeluaran, disamping itu hasilnyapun cukup lumayan memuaskan. 

Budidaya Lele organik juga membuka peluang bisnis cukup besar, mengakibatkan banyak pembuddaya terjun dengan cara sepertiini.  Disamping perawatan lele organik cukup mudah dan irit biayan, budidaya lele organik sangat efisien dalam penggunaan lahan. Budidaya lele organik bisa menggunakan kolam seperti kolam tembok, kolam terpal atau kolam tanah, untuk sekarang kita akan membahas tentang Budidaya lele organik di kolam tembok terlebih dahulu.

Pada tahap awal budidaya lele organik, kita bisa mencoba dengan membuat kolam ukuran 2×3 meter dengan ketinggian 120 cm. agar sedikit menghemat biaya untuk dasar kolam kita bisa menggunakan terpal seperti biasa, kedalaman air kolam idealnya 80 cm.

Penggunaan air kita bisa menggunakan air sumur, air pam, air sungai asal air tersebut tidak tercemar limbah berbahaya, di usahakan kolam lele budidaya ini diberi penutup dari bahan ram atau jaring supaya lele tidak loncat, sebelum kita menebar benih lele, kita kembangkan dulu plangton sebagai makanan tahap awal benih yang kita tebar, cara pembuatan plangton ini kita bisa menggunakan pupuk urea, tsp atau pupuk kandang seperti kotoran sapi, kotoran klinci dan lain-lain, biasanya setelah 7 hari plangton akan tumbuh banyak di kolam pembenihan.

Pada tahap awal penebaran benih lele kita bisa mulai menebarkan benih sebanyak 300-400 ekor terlebih dahulu, tapi bila kita merasa yakin pada tahap awal atau kita memang sudah biasa budidaya lele, kita bisa memadatkan penebaran benihnya. Diusahkan sebelum penebaran benih kita tempuh dulu prosedur pencegahan penyakit seperti biasanya seperti merendam lele dengan pormalin atau mengkarantina lele terlebih dahulu untuk lebih jelasnya tentang pencegahan penyakit ikan lele bisa rekan baca postingan saya sebelumnya yaitu tentang Pengobatan Herbal Ikan Lele dan postingan lainnya tentang perawatan benih lele.

pada tahap penebaran benih diusahakan jangan langsung menebar benih begitu saja, tapi kita masukan air wadah benih secara perlahan kedalam  kolam dan biarkan air bercampur. biarkan benih lele keluar dari wadah dengan sendirinya, ini dimaksudkan agar benih ikan lele yang kita tebar tadi bisa menyesuaikan perlahan dengan air kolam.

Setelah penebaran benih selesai, kita jangan langsung langsung memberi pakan, tetapi biarkan benih-benih tadi memakan pakan alaminya yang sudah tersedia dari plangton yang kita buat. Setelah satu minggu baru kita bisa memberikan pakan tambahan.

Demikian sekilas terlebih dahulu tentang Cara Budidaya Lele Organik, dikarenakan masih panjang pembahasannya jadi nanti saya sambung lagi oce, saat ini sayanya mau memberi dulu makan saya sendiri he..he... semoga bermanfaat selamat mencoba.

0 comments:

Post a Comment